Riau-99news.id -Inhu Ada-ada aja tingkah Kepala Desa untuk memperkaya diri sendiri ,Proyek Rabat Beton didesa Serumpun Jaya Kecamatan Pasir Penyu,Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ,diduga dikerjakan asal -asalan dengan anggaran fantastis,
berikut :Kegiatan : Pelaksanaan pembangunan desa ,
pekerjaan : Rabat beton ,
volume :300 M X 3 M X 0.15 M , biaya :260.677.000.
Sumber dana : dana desa APBN.
Waktu pelaksanaan :60 Hari kalender
Beberapa temuan yang menimbulkan keraguan tentang kualitas proyek ini.
Banyak batu kerikil yang muncul dipermukaan dan sebagian besar retak -retak diduga karena kurangnya semen saat pengadukan .
Proyek ini telah menjalani monitoring & Evaluasi (Monev) ,namun tidak ditemukan tanda-tanda pelaksanaan yang baik , seperti batu prasasti pun tidak ada .
Proyek yang baru beberapa bulan digunakan sudah dalam kondisi memprihatikan .
Saat ketua DPC LSM BARA API Fitri Ayomi Kamis (25/09/2025) investigasi &monitoring kelapangan proyek menyatakan , memang kerjaan sepertinya diduga asal jadi , seperti kekurangan semen , retak-retak dan serta tak ada batu prasasti nya dilokasi proyek ,
Padahal itu uang negara bukan uang pribadi.
Fitri Ayomi meminta inspektorat kabupaten Indragiri Hulu(Inhu) Boyke Sitinjak , audit anggaran dana desa serumpun jaya karena diduga ada penyimpangan dalam pekerjaan proyek rabat beton.
Selajutnya Ayomi mintak APH dan Inspektorat periksa Kades Serumpun Jaya Jasrial dengan anggaran dana desa tahun 2022 sampai 2024 ucapnya .(Ari)





