INHU  

Cetiya Tri Dharma Diresmikan di Rutan Pekanbaru, Wujud Komitmen Pembinaan Berbasis Keagamaan

Riau-99news.id Pekanbaru, 14 Oktober 2025 — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, secara resmi meresmikan Cetiya Tri Dharma di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru. Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Pekanbaru ini turut dihadiri oleh Majelis Buddhayana Indonesia, perwakilan Kementerian Agama Kota Pekanbaru, serta para Kepala dan perwakilan UPT Pemasyarakatan se-Pekanbaru.

Baca Juga  Masyarakat Desa Bumbung Tegaskan Tak Mau KSO, Siap Setor 20% untuk Negara dari Lahan 364 Hektare

Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas Riau Maizar menyampaikan apresiasi atas komitmen Rutan Pekanbaru dalam menghadirkan sarana pembinaan keagamaan yang inklusif bagi seluruh warga binaan. Ia menegaskan bahwa pembinaan rohani merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan untuk membentuk pribadi yang berkarakter, disiplin, dan memiliki nilai moral yang kuat.

Sementara itu, Kepala Rutan Pekanbaru Erwin Siregar yang diwakilkan oleh Kasi Pengeolaan Budi Hamidi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya Cetiya Tri Dharma, termasuk dukungan dari Kementerian Agama dan Majelis Buddhayana. Ia berharap kehadiran tempat ibadah ini dapat menjadi wadah pembinaan spiritual dan memperkuat nilai toleransi di lingkungan Rutan.

Baca Juga  SPBU Codo 13 29 36 24 Bantah Atas Tudingan Melayani Pengisian BBM Subsidi Jenis Solar ke Mobil Truk Batu Bara

Sebagai penutup kegiatan, dilakukan penandatanganan prasasti oleh Kakanwil Ditjenpas Riau Maizar, yang kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda resmi dibukanya Cetiya Tri Dharma di Rutan Pekanbaru. Momen tersebut disambut dengan penuh khidmat oleh seluruh tamu undangan dan menjadi simbol komitmen nyata Rutan Pekanbaru dalam memperkuat pembinaan berbasis keagamaan serta kerukunan antarumat beragama.(***)

Baca Juga  LSM Bara Api Mendesak Kapolres Inhu Segera Menindak Tegas PETI di Aliran Sungai Indragiri, Jangan Ada Pembiaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *