INHU  

Polemik truk ODOL angkutan batu bara yang melintasi jalan lintas tengah Air molek taluk kuantan terus bergulir

Riau-99news.id Air molek,Inhu. Polemik truk ODOL angkutan batu bara yang melintasi jalan lintas tenga Air molek taluk kuantan terus bergulir.keresahan dan kekecewaan masyarakatpun semakin memuncak karna kondisi jalan yang rusak para.

sejatinya jalan merupakan urat nadi transportasi untuk segala aspek.terutama untuk menunjang lancarnya angkutan hasil pertanian dan perkebunan masyarakat lokal dan angkutan barang dan jasa antar kota dan antar Provinsi.

Atas kondisi tersebut masyarakat yang terdampak melalui Forum Penyelamat Aset Negara (F PAN). Melaksanakan musyawarah yang dilaksanakan di Balai Adat Air molek, Pada jumat(9/5/2025) malam.turut hadir pada acara tersebut,ketua FPAN Arifpudin Ahalik,Sekertaris FPAN Hendra gunawan,Pendiri FPAN fadri Hendra,Sekretaris PKN Inhu Ali amsar siregar,perwakilan masyarakat dari kecamatan peranap,Simpang kelayang,sei lala,Pasir Penyu dan kecamatan lirik.

Dalam acara musyawarah tersebut Arifpudin Ahalik menyampaikan”saya sangat prihatin melihat kondisi jalan dan lalulintas di lintas tenga Air molek taluk- kuatan pada saat ini. Dan persoalan ini sebenarnya sudah kami sampaikan, baik itu kepada Pemkab Inhu maupun Pemvrop Riau.”

Baca Juga  DPC LSM BARA API Desak KAPOLRES INHU..! 3 X 24 JAM , Segera tangkap Pemilik Galian C Tanah Liat Diduga Ilegal , Yang Merasa Kebal Hukum.

” Agar jalan yang rusak segera diperbaiki,truk angkutan barang muatanya harus disesuaikan dengan kapasitas dan kelas jalan dan untuk truk angkutan Batu bara agar membuat jalan
Alternatip atau jalan khusus.”terang Arifpudin.

Lebi lanjud arifpudin menambakan saya juga heren kepada penyelenggara Di Negeri padahal regulasi yang mengatur angkutan jalan darat dan yang mengatur tentang Minerba atau pertambangan semua itu sudah ada, tetapi mengapa semua itu terkesan tidak di tegakan.Atas persoalan yang sudah kami sampaikan kepada pemerintah Daerah,Pada saat itu Pemda akan membuat Tim, tapi hingga saat ini tidak kunjung ada realisasinya.” Tandas Arifpudin.

Ditempat yang sama Sekretaris PKN Kabupaten Inhu Ali amsar siregar menyampaikan”Persoalan ini sebaiknya jangan di biarkan berlarut larut, kita miris dengan melihat kondisi jalan lintas tengah Air molek -taluk kuantan maupun rengat -tembilahan. Dan persoalan tambang batu bara yang berada di Inhu ini akan kami telisik lebih mendalam.”

Baca Juga  DPD LSM Penjara Indonesia Riau memasuki Surat Klarifikasi ke SMPN 3 pangkalan kerinci dan ke Smks Nasional

“kalau memang ada perbuatan meraka yang melawan Hukum ,baik itu tentang perijinan ataupun mengenai angkutan hasil tambang yang melanggar ketentuan dan atas kerugian atau pun tergangunya masyarakat atas dampak dari aktivitas Pertambangan tersebut, maka akan kami gugat secara Hukum.” Terang Ali amsar siregar.

Setelah selesainya acara musyawara tersebut Fadri Hendra menyampaikan kepada awak media di Air molek” kami dari FPAN mempasilitasi musyawarah ini karna persoal ini sudah mulai meruncing,
Dan kesabaran masyarakat yang terdampak sudah mulai memuncak. Kita memaklumi atas derita masyakat yang terdampak. “

Baca Juga  Ketua DPD LSM BARA API Riau Jasril RZ Mengadakan Bakti Sosial Berikan Bantuan Dan Santunan Anak Yatim Di Panti Asuhan Al-Ikhlas

“Dari diskusi yang penuh komunikatif tadi terdapat beberapa kesimpulan, yang pertama kami akan menyurati Ketua DPRD Inhu untuk mengadakan RDP dan akan menyurati Bupati Inhu dalam rangka kami akan mempresentasikan tentang jalan khusus untuk truk angkutan Batu bara.sesuai kajian dan bahan yang sudah kami siapkan. “

“Dalam hal ini sebenarnya kami membantu pemeritah untuk mencari solusi dan meminimilasir gangguan keamanan masyarakat. Kami tetap mengkedepankan komunikasi dan diskusi kepada semua pihak,dan kami mengapressiasi kepada Ketua DPRD Inhu yang tela respon terhadap persoal tersebut saat kami bersilaturahmi di kantornya. Kami juga berharap kepada semua pihak, terutama Pemkab segera menanggapi persoalan ini.saat ini tenksi masyarakat yang terdampak sangat tinggi dan mereka akan melakukan aksi demontrasi bilamana pemerintah lamban menyikapi persoalan tersebut” pungkas Fadri Hendra.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *